Setelah seluruh rangkaian upacara adat & perlombaan tradisional diselenggarakan. Pada hari Minggu, 28 Oktober 2018, acara Pawai Budaya digelar. Ratusan
masyarakat Kutai Timur dari masing-masing paguyuban terlihat sangat antusias
mengikuti kegiatan ini dengan menggunakan busana daerahnya. Mereka menggunakan
pakaian adat dari seluruh nusantara seperti Kutai, Dayak, Tana Toraja, Bugis
dan suku lainnya. Kirab budaya digelar sebagai penyemarak dan tanda akan
berakhirnya festival adat pelas tanah. Kehadiran kirab budaya juga diharapkan
bisa menjaga kerukunan antar umat beragama dan etnis di kutai timur. Pawai akan
berakhir di depan panggung utama, disini para peserta akan kembali beraksi
dengan berbagai kesenian disaksikan oleh Bupati, Kepala Adat Besar Kutai Timur
serta Putra Mahkota Kesultanan Kutai Ing Martadipura.
Salah
satu peserta yang menarik perhatian adalah dari suku Toraja. Mereka menampilkan
Tari Pa’ Gellu. Tarian ini diiringi musik
tradisional genderang khas Toraja. Penarinya sampai naik ke atas genderang.
Awalnya Tari Pa’ Gellu adalah tarian penyambutan para pahlawan yang pulang dari
medan perang. Seiring berjalannya waktu
Tari Pa’ Gellu digunakan sebagai hiburan untuk menyambut tamu penting,
pernikahan dan pesta rakyat.
![]() |
| Tarian Pa' Gellu |
Sedangkan
dari bumi untung benua Kutai Timur ada seni panen raya, gerakan dan musiknya
terdengar ceria dan enerjik. Maklum deh tarian panen raya menggambarkan
kegembiraan saat bertani hingga masa panen tiba.
![]() |
| Seni Panen Raya |
Setelah
“Parade Budaya”, “Penurunan Tiang Ayu” dilakukan yang dilanjutkan dengan “Makan
Bebaki”. Ratusan warga akan berkumpul di lapangan bersemi kota Sangatta
Kabupaten Kutai Timur mereka sedang menunggu pembagian makan yang disediakan
panitia. Tradisi bebaki menjadi simbol kebersamaan, kesetaraan, serta kerukunan
adat kutai timur. Jadi seluruh warga bersama para pemimpinnya akan menyantap
hidangan yang telah tersedia.
![]() |
| Tradisi Makan Bebaki |
![]() |
| Tradisi Adat Belimbur |
![]() |
| Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara memulai adat belimbur |
Galeri keseruan Kirab Budaya Pelas Tanah 2018:
(Imroah)
~sekian~









Tidak ada komentar:
Posting Komentar